-->

Wednesday, November 19, 2025

Polsek Pelangiran Gelar Green Policing dan Ikuti Sosialisasi DMPG Serta Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Bersama Masyarakat














KOREKSI24JAM.COM, PELANGIRAN — Kapolsek Pelangiran IPDA Iwan Saputra, S.H., M.H menggelar kegiatan Green Policing dan mengikuti Sosialisasi Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) serta Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) bersama masyarakat dan para stakeholder, Kamis (20/11/25). 

Kegiatan berlangsung di SD S 021 Teluk Bakau Estate KM 7 Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam dari tiga kecamatan—Pelangiran, Mandah, dan Kateman—berikut perwakilan Danramil dari masing-masing wilayah, BPBD Kabupaten Inhil, serta pimpinan dan staf PT BNS sebagai tuan rumah pelaksanaan. Masyarakat dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar juga turut berpartisipasi aktif.

Dalam sambutannya, Kapolsek Pelangiran menegaskan bahwa kegiatan Green Policing merupakan implementasi nyata Polri dalam menjaga kelestarian alam serta membangun sinergi keamanan berbasis lingkungan. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pencegahan Karhutlah bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh komponen masyarakat,” ujar IPDA Iwan Saputra.

Ia juga menekankan bahwa wilayah gambut di Inhil memerlukan perlindungan maksimal karena sifatnya yang mudah terbakar pada musim kemarau. “Melalui program DMPG ini, kami berharap setiap desa memiliki kemandirian dalam pengelolaan lahan gambut dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran,” tambahnya.

Kegiatan berjalan tertib dengan rangkaian acara mulai dari tarian selamat datang, pembukaan resmi, menyanyikan Indonesia Raya, hingga berbagai sambutan dari unsur pemerintah, perusahaan, dan pihak terkait. Setelah sesi sambutan, peserta melaksanakan simulasi pencegahan serta penanganan awal kebakaran lahan sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.

Menurut Kapolsek Pelangiran, keterlibatan perusahaan dan masyarakat dalam satu kegiatan terpadu merupakan langkah besar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Inilah bukti bahwa kita semua memiliki komitmen yang sama — menjaga lingkungan, melindungi lahan gambut, dan mencegah Karhutlah agar tidak terjadi lagi di wilayah kita,” ujarnya.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga memberikan motivasi dan edukasi kepada warga mengenai pola pikir Green Policing, di mana masyarakat diajak menjaga lingkungan dengan tindakan sehari-hari yang sederhana namun konsisten. Masyarakat juga diberi pemahaman mengenai cara-cara deteksi dini dan pelaporan cepat bila melihat tanda-tanda kebakaran lahan.

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolsek Pelangiran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memperkuat kepedulian kita terhadap kelestarian alam serta keamanan wilayah,” tutupnya.

Tuesday, November 18, 2025

Laksanakan Program Kapolda Riau, Polsek Pelangiran Mengadakan Penyuluhan Cinta Lingkungan Hidup di MTS Nurul Wathan
















KOREKSI24JAM.COM, PELANGIRAN – Polsek Pelangiran melaksanakan program Kapolda Riau tentang "Workshop Green Policing" dengan mengadakan penyuluhan cinta lingkungan hidup di MTS Nurul Wathan, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Rabu (19/11/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Indragiri Hilir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Kunjungan ini dipimpin oleh perwakilan Kapolsek Pelangiran, PS. Kanit Binmas Bripka Syaftia Rani, bersama dengan Kepala Sekolah MTS Nurul Wathan, M. Ali Jafar, serta personil Polsek Pelangiran. Mereka memberikan edukasi langsung kepada para siswa dan masyarakat yang hadir mengenai cara-cara sederhana untuk menjaga lingkungan.

Dalam penyuluhannya, Bripka Syaftia Rani menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan dan hutan. Materi yang disajikan mencakup pentingnya memelihara lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.

"Kami berharap, melalui kegiatan ini, para siswa dan masyarakat dapat mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bripka Syaftia Rani. "Selain itu, kami juga berharap mereka dapat mengedukasi keluarga dan teman-teman di lingkungan tempat tinggal masing-masing."

Sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Polsek Pelangiran juga memberikan bibit pohon aren dan matoa untuk ditanam di lingkungan sekolah. Penanaman bibit pohon ini dilakukan secara simbolis oleh personil Polsek Pelangiran bersama dengan siswa-siswi MTS Nurul Wathan.

Kapolsek Pelangiran, IPDA Iwan Saputra, S.H., M.H., melalui keterangan tertulisnya, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan dan hutan demi kesehatan bersama. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik.

"Dengan hadir di tengah-tengah masyarakat, kami berharap dapat membangun hubungan yang baik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan," kata IPDA Iwan Saputra. "Selain itu, kami juga berupaya untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir."

Kegiatan penyuluhan dan penanaman pohon ini berjalan dengan aman dan terkendali, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendukung program-program kepolisian yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Thursday, October 30, 2025

Serakkan Sampah di Kota Ibadah, Dana Perbaikan DLHK Inhil Dipertanyakan: Publik Minta Transparansi













KOREKSI24JAM.COM, INHIL — Pengelolaan dana perbaikan dan operasional di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Indragiri Hilir menjadi sorotan publik.

Muncul pertanyaan mengenai transparansi anggaran setelah tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik di Tembilahan akibat keterlambatan pengangkutan.

Sebelumnya, unggahan warga di media sosial terkait sampah menumpuk memicu keresahan. Kondisi itu terjadi karena beberapa armada pengangkut sampah mengalami kerusakan.

Kepala DLHK Inhil, Azwir Zarmi, membenarkan kendala teknis tersebut.

“Kami berusaha maksimal mengatasi persoalan ini. Keterlambatan pengangkutan memang terjadi karena keterbatasan armada,” kata Azwir melalui pesan singkat, Kamis (30/10/2025). Ia menyebut pengangkutan sampah tetap dilakukan hingga malam hari.

Ia menambahkan salah satu truk pengangkut yang rusak sedang dalam proses perbaikan. “Kemungkinan besar sore ini sudah bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Situasi ini memicu kritik dari masyarakat dan aktivis lingkungan mengenai efektivitas penggunaan dana perbaikan dan operasional DLHK. Mereka menilai kurangnya keterbukaan informasi dapat memperburuk persoalan lingkungan di Inhil.

“Jika memang anggarannya ada, publik perlu tahu apa saja yang sudah direalisasikan. Jangan sampai alasan armada rusak jadi masalah klasik setiap waktu,” tegas pemerhati lingkungan, Zulkifli AM.

Azwir menyebut DLHK terus meningkatkan akuntabilitas. Meski begitu, sebagian warga menilai komitmen tersebut perlu ditunjukkan melalui data dan laporan yang dapat diakses publik, bukan sekadar pernyataan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah memberikan penjelasan komprehensif dan memastikan dana publik dikelola tepat sasaran untuk mendukung kebersihan kota.

Sejumlah aktivis mengaku siap membawa isu ini ke dialog terbuka DLHK dan DPRD sebagai upaya mendorong transparansi, memperkuat kepercayaan publik, dan memastikan komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan Inhil.

Saturday, October 25, 2025

Ketua PGRI Inhil Buka Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu


 

















KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Ketua PGRI Kabupaten Inhil, H. Fauzan Amrullah, secara resmi membuka Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (25/10/2025), pagi. Seusai membuka Konfercab, Ketua PGRI Inhil langsung melantik Ketua Terpilih pada sore harinya.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, menyampaikan bahwa PGRI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

"PGRI harus menjadi wadah bagi guru-guru untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka," ujarnya.

Ketua PGRI Inhil juga berharap bahwa pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu yang baru terpilih dapat menjalankan roda organisasi dengan baik dan menjadikan PGRI lebih bermanfaat bagi anggotanya. 

"Saya percaya bahwa Drs. Ismail dan seluruh anggota pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dapat menjalankan tugas mereka dengan baik," tambahnya.

Drs. Ismail, Ketua PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu yang baru terpilih kembali, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

 "Saya akan berusaha untuk menjalankan tugas saya dengan baik dan meningkatkan kualitas PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu," ujarnya.

Drs. Ismail juga berharap bahwa PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dapat menjadi wadah bagi guru-guru untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka. 

"Kami akan berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Tembilahan Hulu," tambahnya.

Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dihadiri oleh berbagai pejabat dan anggota PGRI dari berbagai kecamatan. Acara ini berlangsung dengan lancar dan sukses.

Friday, October 17, 2025

Joni Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PGRI Concong Untuk Periode Lima Tahun Mendatang















KOREKSI24JAM.COM, CONCONG – Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Concong sukses digelar di SDN 011 Concong Luar. Dalam konferensi tersebut, Joni Amir, MPd, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Concong untuk periode lima tahun mendatang. Pemilihan ini berjalan lancar dan penuh kepercayaan, setelah dua kandidat lainnya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses seleksi, memberikan jalan bagi Joni Amir untuk memimpin organisasi ini.

Acara yang penuh makna ini dibuka langsung oleh Camat Concong dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari pemerintah daerah serta pengurus PGRI tingkat kabupaten. Beberapa pejabat yang hadir antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Kadisdik Inhil) Abdul Rasyid, SE, MAK, serta Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, SE, MSi, yang juga turut menyaksikan jalannya konferensi. Tak kalah pentingnya, hadir pula jajaran pengurus BKO PGRI Inhil serta perwakilan anggota PGRI se-Kecamatan Concong yang turut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.

Acara konferensi tidak hanya sebatas pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembentukan pengurus baru yang akan mendampingi ketua terpilih. Dalam struktur pengurus yang baru, terdapat beberapa nama yang dipilih melalui proses musyawarah, antara lain Wakil Ketua 1, Dedi Yunasri, SPd, MPd, Wakil Ketua 2, Eko Pradinata, SPd, Sekretaris, Safawi, SPd Gr, dan Bendahara, Lindawati, SPd. Semua pengurus ini, bersama dengan perangkat pengurus lainnya, akan segera dilantik dan diberi tugas untuk melaksanakan program kerja yang sudah disusun. Tim formatur yang terdiri dari beberapa anggota PGRI pun berperan penting dalam menentukan susunan pengurus yang tepat untuk mencapai tujuan bersama.

Pelantikan pengurus baru ini dilakukan oleh Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, SE, MSi. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengingatkan bahwa PGRI bukan hanya sebuah organisasi profesi, tetapi juga menjadi rumah besar bagi seluruh guru yang tergabung di dalamnya. “PGRI harus menjadi wadah yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi anggotanya. Pengurus yang baru harus menjaga semangat kebersamaan dan terus memperjuangkan hak-hak guru,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau juga memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai PGRI Inhil, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Kita harus terus berbenah dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada anggota. Meski kita masih menumpang di tempat yang sementara, kita sudah memiliki kantor sekretariat dan rumah singgah yang akan segera diresmikan. Ini adalah langkah besar bagi kemajuan PGRI di kabupaten ini,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PGRI Concong terpilih, Joni Amir, SPd, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PGRI Concong ke depan. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan berusaha menjadikan PGRI Concong sebagai organisasi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi para anggotanya. “Saya berjanji untuk membawa PGRI Concong menuju kemajuan. Meskipun masa jabatan saya hanya empat tahun lagi sebelum pensiun, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan hak-hak anggota dan meningkatkan kualitas pendidikan di Concong,” ujarnya dengan penuh harapan.

Dalam penutupan sambutannya, Joni Amir mengajak seluruh anggota PGRI Concong untuk bersatu padu dalam memajukan pendidikan di daerah ini. “Kita semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Concong. Mari bersama-sama kita jadikan PGRI ini sebagai rumah besar yang memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya,” imbuhnya.

Acara tersebut diakhiri dengan harapan bahwa pengurus yang baru dapat membawa perubahan positif dan mengembangkan PGRI Concong menjadi lebih baik. Semoga langkah-langkah yang diambil ke depan akan semakin memperkuat peran PGRI dalam mendukung kemajuan pendidikan, serta menjadi tempat yang nyaman dan penuh semangat bagi para guru yang tergabung di dalamnya.

Thursday, October 16, 2025

Optimisme Pengurus Modal Utama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Bisa Berjalan











KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Koperasi Desa Kelurahan(Kopdeskel) Merah Putih atau KDMP akan berjalan optimal jika pengurus memiliki kreativitas dan kemampuan untuk menciptakan manfaat nyata bagi para anggotanya atau masyarakat diwilayahnya masing-masing. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Indragiri Hilir, Dr. Trio Beni Putra, SE.MM. Menurutnya, kewirausahaan menjadi kendala besar yang dihadapi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

“Masalah utamanya di situ, karena koperasi itu akan bergerak apabila pengurus mampu membuat inovasi atau kreativitas penyediaan usaha yang memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat setempat pada umumnya, hal ini akan meningkatkan kepercayaaan,” ujarnya saat dihubungi awaknmedia, Kamis(16/10/25).

Ia melanjutkan, ketika kepercayaan sudah terbangun, maka akan mendapat dukungan dari anggota anggota bahkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menjadi nggota baru, sebab kepercayaan anggota menjadi modal utama dalam pengembangan koperasi.

"Potensi di desa atau kelurahan sangat luar biass, tinggal bagaimana pengurus membaca peluang dan melakukan terobosan agar usaha - usaha tersebut dapat terlaksana Sehingga memberikan manfaat berputarnya roda ekonomi desa atau kelurahan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjsama dengan berbagai pihak dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan ini, koperasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai wadah pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.

Dr. Trio Beni juga menambahkan, koperasi ke depannya harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan memperkuat sistem manajemen usaha. 

"Saat ini kita akan bekerjasama dengan penyadia sistem manajemen koperasi yang berbasis digital, agar pelaksanaan kedepan lebih efisien dan transparan,ini upaya penting dalam membangun koperasi yang modern dan berdaya saing." lanjutnya

Dengan semangat dan azas gotong royong dan kemandirian, KDKMP dapat menjadi contoh koperasi yang tangguh dan berkelanjutan. Transformasi menuju program non-BUMN ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi masyarakat di desa dan kelurahan untuk sejahtera bersama dalam ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan produktif.

© Copyright 2019 Koreksi 24jam.com | All Right Reserved