KOREKSI24JAM, Indragiri Hilir, Riau — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dan menyukseskan program hilirisasi kelapa nasional.
Dengan potensi kelapa terbesar di Indonesia, Indragiri Hilir kini membuka peluang selebar-lebarnya bagi investor untuk berinvestasi di sektor pengolahan kelapa terpadu.
Sebagai daerah yang dikenal lumbung kelapa nasional, Indragiri Hilir memiliki ratusan ribu hektare perkebunan kelapa yang tersebar di berbagai kecamatan. Potensi ini dinilai sangat strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan industri hilir yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, mulai dari minyak kelapa, santan, tepung kelapa, arang tempurung, hingga produk turunan berbasis kelapa lainnya.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pengembangan hilirisasi kelapa sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat struktur industri, meningkatkan nilai ekspor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Bupati Inhil H. Herman mengatakan, “Indragiri Hilir memiliki bahan baku yang melimpah, tenaga kerja yang tersedia, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat. Kami siap menjadi kawasan terpadu pengolahan kelapa dan terbuka bagi investor, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dalam rencana pengembangan ke depan, Indragiri Hilir akan diarahkan sebagai kawasan terpadu pengolahan kelapa, yang mengintegrasikan sektor hulu dan hilir.
Kawasan ini diharapkan menjadi pusat industri kelapa modern yang didukung oleh infrastruktur pelabuhan, transportasi sungai, serta kedekatan dengan jalur perdagangan regional dan internasional.
Konsep kawasan terpadu ini tidak hanya berfokus pada industri besar, tetapi juga melibatkan koperasi petani dan pelaku UMKM agar dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri kelapa. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani kelapa.
Dukungan Regulasi dan Kemudahan Investasi
Untuk menarik minat investor, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyiapkan berbagai bentuk dukungan, antara lain kemudahan perizinan, penyediaan lahan industri, serta sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Selain itu, pengembangan industri kelapa juga diarahkan agar ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hilirisasi kelapa diyakini mampu mengatasi persoalan klasik seperti fluktuasi harga kelapa, ketergantungan pada ekspor bahan mentah, serta rendahnya nilai tambah di tingkat petani.
Pengembangan kawasan industri kelapa di Indragiri Hilir diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong tumbuhnya sektor pendukung lainnya seperti logistik, perdagangan, dan jasa.
Hilirisasi kelapa juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global, sekaligus menjadikan Indragiri Hilir sebagai pusat industri kelapa yang berdaya saing tinggi.
Dengan potensi besar yang dimiliki serta komitmen kuat dari pemerintah daerah, Indragiri Hilir optimistis dapat menjadi motor penggerak hilirisasi kelapa nasional dan tujuan utama investasi industri kelapa di Indonesia.(Thonk)
FOLLOW THE Koreksi 24jam.com AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Koreksi 24jam.com on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram