-->

Hukrim


Sosial

Pemerintah

Terbaru

Thursday, January 8, 2026

Sukseskan Hilirisasi Kelapa Nasional, Indragiri Hilir Terbuka bagi Investor. H. Herman "Indragiri Hilir Siap Menjadi Kawasan Terpadu Pengolahan Kelapa".


KOREKSI24JAM, Indragiri Hilir, Riau — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dan menyukseskan program hilirisasi kelapa nasional.

Dengan potensi kelapa terbesar di Indonesia, Indragiri Hilir kini membuka peluang selebar-lebarnya bagi investor untuk berinvestasi di sektor pengolahan kelapa terpadu.

Sebagai daerah yang dikenal lumbung kelapa nasional, Indragiri Hilir memiliki ratusan ribu hektare perkebunan kelapa yang tersebar di berbagai kecamatan. Potensi ini dinilai sangat strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan industri hilir yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, mulai dari minyak kelapa, santan, tepung kelapa, arang tempurung, hingga produk turunan berbasis kelapa lainnya.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pengembangan hilirisasi kelapa sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat struktur industri, meningkatkan nilai ekspor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Bupati Inhil H. Herman mengatakan, “Indragiri Hilir memiliki bahan baku yang melimpah, tenaga kerja yang tersedia, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat. Kami siap menjadi kawasan terpadu pengolahan kelapa dan terbuka bagi investor, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dalam rencana pengembangan ke depan, Indragiri Hilir akan diarahkan sebagai kawasan terpadu pengolahan kelapa, yang mengintegrasikan sektor hulu dan hilir. 

Kawasan ini diharapkan menjadi pusat industri kelapa modern yang didukung oleh infrastruktur pelabuhan, transportasi sungai, serta kedekatan dengan jalur perdagangan regional dan internasional.

Konsep kawasan terpadu ini tidak hanya berfokus pada industri besar, tetapi juga melibatkan koperasi petani dan pelaku UMKM agar dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri kelapa. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani kelapa.

Dukungan Regulasi dan Kemudahan Investasi
Untuk menarik minat investor, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyiapkan berbagai bentuk dukungan, antara lain kemudahan perizinan, penyediaan lahan industri, serta sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. 

Selain itu, pengembangan industri kelapa juga diarahkan agar ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hilirisasi kelapa diyakini mampu mengatasi persoalan klasik seperti fluktuasi harga kelapa, ketergantungan pada ekspor bahan mentah, serta rendahnya nilai tambah di tingkat petani.

Pengembangan kawasan industri kelapa di Indragiri Hilir diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong tumbuhnya sektor pendukung lainnya seperti logistik, perdagangan, dan jasa.

Hilirisasi kelapa juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global, sekaligus menjadikan Indragiri Hilir sebagai pusat industri kelapa yang berdaya saing tinggi.
Dengan potensi besar yang dimiliki serta komitmen kuat dari pemerintah daerah, Indragiri Hilir optimistis dapat menjadi motor penggerak hilirisasi kelapa nasional dan tujuan utama investasi industri kelapa di Indonesia.(Thonk)

Wednesday, January 7, 2026

Pentingnya Revitalisasi Jalur Listrik untuk Mencegah Kebakaran di Kantor Pemkab Inhil""


"KOREKSI24JAM, TEMBILAHAN,
 07 Januari 2026
Kantor Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) kembali menjadi sorotan terkait potensi kebakaran yang disebabkan oleh jalur listrik yang sudah tua dan tidak terawat. Beberapa insiden kebakaran kecil telah terjadi di beberapa gedung kantor, dan hal ini menunjukkan bahwa revitalisasi sistem kelistrikan merupakan langkah yang sangat mendesak.

Berdasarkan laporan, banyak masalah kelistrikan akibat instalasi yang sudah berusia puluhan tahun, yang tidak mampu lagi menampung kebutuhan listrik modern. Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan bahwa sejumlah perangkat elektronik dan sistem penerangan yang terganggu berpotensi menyebabkan kebakaran.

PLT Dinas PUPR mengatakan, “Kami menyadari pentingnya pembaruan jalur listrik untuk mencegah risiko kebakaran. Proyek revitalisasi ini bukan hanya masalah efisiensi, tetapi juga menyangkut keselamatan pegawai dan masyarakat.” Yg penting untuk Keamanan Sistem kelistrikan harus dilakukan Uji Layak Operasi untuk memastikan keamanan dan keselamatan operasi Kelistrikan suatu gedung.
Uji Layak Operasi (ULO) adalah pengujian teknis dan operasional untuk memastikan suatu sistem (seperti telekomunikasi, listrik, atau infrastruktur jalan) memenuhi standar minimum keselamatan dan kelayakan sebelum dioperasikan secara resmi, dan hasilnya bisa berupa Sertifikat Layak Operasi (SLO) untuk listrik atau Surat Keterangan Layak Operasi (SKLO) untuk telekomunikasi, yang menjadi syarat mutlak agar bisa beroperasi secara legal, aman, dan andal ~ ujar yusnaldi.

Pemerintah setempat sudah mulai menyusun rencana untuk melakukan inspeksi dan revitalisasi instalasi listrik di seluruh gedung kantor Pemkab. Selain penggantian kabel dan panel listrik, rencana ini juga mencakup peningkatan sistem proteksi terhadap kebakaran.

Dengan langkah ini, diharapkan masalah kebakaran akibat kelistrikan dapat diminimalisir, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pegawai. Pemerintah Kabupaten Inhil berkomitmen untuk memberikan perhatian serius terhadap isu ini demi kesejahteraan masyarakat dan keamanan aset daerah. 

Warga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan segera jika menemukan tanda-tanda gangguan pada sistem kelistrikan di lingkungan kantor Pemkab.

( Fhill )

Tuesday, January 6, 2026

14 Tahun Setelah Tragedi 2014, Kini Gedung Megah Yang Dibangun Pada Tahun 2015 Kembali Mengalami Kebakaran. Wakil Bupati: "Ini Murni Musibah"


KOREKSI24JAM, TEMBILAHAN - 14 Tahun pasca kebakaran hebat yang melanda Gedung Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (kantor bupati), tepatnya pada tanggal 11 April 2014. Kini, tragedi itu kembali terulang. Pada hari selasa malam tanggal 06/01/2026 pukul 22.00 Wib, api membakar Gedung yang dibangun kembali pada Tahun 2015 itu hampir ludes dilalap si jago merah. 


Pada Tahun 2014, api dengan ganasnya melahap dan menjilat ruangan demi ruangan Gedung Kantor Bupati, dan ruangan yang sangat vital Bagian Umum Setda Inhil pun tak luput dari amukan sijago merah. Kala itu, api tak mampu dipadamkan, seluruh bangunan akhirnya ludes terbakar.

14 Tahun sudah kisah, kini kembali tragedi itu terjadi tepat pada hari Selasa malam, pukul 22.00 Wib, api berkobar membakar gedung pemerintahan (kantor bupati) yang berdiri megah. Api membakar ruangan Bagian Perekonomian dilantai dua, dan siap menyasar pada ruangang-ruangan lainnya. 

Namun kali ini Dinas Pemadam Kebakaran tidak ingin kecolongan seperti 14 Tahun yang lalu, dibantu oleh Tim Relawan PSMTI, BPBD, TNI dan juga POLRI. mereka dengan sigap berhasil menjinakan kobaran api tepat pada pukul 23.30 Wib.

Isu-isu pun mulai berkembang biak dari mulut kemulut masyarakat yang kala itu menyaksikaan kejadian tersebut.

Wakil Bupati Inhil Yuliantini yang datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 22.19 langsung memantau situasi kebakaran dan memastikan proses penanganan pemadaman berjalan dengan lancar. Pada awak media yang saat itu meliput kejadian, beliau mengatakan "kita tidak menginginkan musibah ini terjadi, dan kita berharap musibah ini jangan dikait-kaitkan dengan hal-hal kemana-mana, sebab ini murni musibah" ucapnya.

Hingga berita ini kami himpun, pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi serta pengamanan area Kantor Bupati Inhil. Selanjutnya akan disampaikan setelah adanya keterangan resmi dari pihak terkait penyebab kebakaran.(Thonk)



BKAD Indragiri Hilir Bungkam, Pejabat Tak Dapat Dihubungi Terkait Pencairan Proyek 2025""


**KOREKSI24JAM, Indragiri Hilir, 6 Januari 2026** – Keberadaan dana pencairan proyek tahun 2025 semakin membuat resah kontraktor di Kabupaten Indragiri Hilir, terutama setelah semua upaya untuk menghubungi pejabat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menunjukkan titik buntu. Panggilan telepon dan pesan melalui aplikasi chat yang dilakukan kepada pejabat BKAD tidak mendapat respons, menyisakan tanda tanya besar di kalangan kontraktor.

Beberapa kontraktor melaporkan bahwa semua nomor kontak pejabat BKAD seakan "mati" saat diminta untuk memberikan klarifikasi mengenai pencairan dana yang tertunda. Situasi ini menambah ketidakpastian yang dialami oleh para kontraktor yang telah menyelesaikan proyek sesuai perjanjian.

"Sangat mengherankan, ketika kami butuh informasi, semua pejabat tidak bisa dihubungi," ungkap salah satu kontraktor, Yan. "Kami hanya ingin jelas mengenai status pencairan, tetapi ini yang kami dapat."

Kondisi ini tidak hanya menciptakan kekhawatiran tentang pencairan dana, tetapi juga menimbulkan kecurigaan mengenai pengelolaan anggaran di lingkungan BKAD. Para kontraktor mendesak agar pemda segera memberikan penjelasan dan membuka komunikasi yang jelas mengenai masalah ini.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari BKAD mengenai isu yang sedang berkembang. Kontraktor berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini demi kelancaran proyek dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.

Kantor Bupati Indragiri Hilir Terbakar, Api Diduga Berasal dari Ruang Ekonomi dan Kesra


KOREKSI24JAM, TEMBILAHAN- Sebuah kebakaran melanda Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) pada malam Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Api diduga berasal dari salah satu ruangan di dalam kantor bupati, dengan ruangan yang mengurusi ekonomi dan kesejahteraan rakyat diperkirakan terkena dampak kebakaran tersebut.
Hasil pemantauan tim media di tempat kejadian menunjukkan api dengan jelas membakar bagian dalam ruang tersebut. Asap terlihat mengepul dari gedung kantor bupati, yang menarik perhatian warga serta aparat yang berada di sekitarnya.

Pemerintah daerah dipastikan hadir di lokasi sekitar pukul 22.19 WIB untuk melakukan pemantauan langsung terhadap situasi kebakaran. Wakil Bupati Indragiri Hilir juga tampak hadir bersama beberapa pejabat terkait dan petugas keamanan di tempat kejadian.

Tim pemadam kebakaran segera mengambil tindakan untuk memadamkan api agar tidak menyebar ke bagian gedung lainnya. Hingga berita ini ditulis, usaha pemadaman masih berlangsung dan petugas berusaha untuk mengontrol keadaan.

Belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran serta jumlah kerugian yang ditimbulkan. Pihak berwenang masih menjalankan penanganan di lokasi serta mengamankan area Kantor Bupati Inhil.

Insiden kebakaran di Kantor Bupati Inhil ini masih dalam penanganan, dan informasi lebih lanjut akan dirilis setelah ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Polda Riau Lepas 10 Bhabin Peraih Green Policing Award ke Tanah Suci


KOREKSI24JAM, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi melepas keberangkatan 10 personel Bhabinkamtibmas terbaik untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. 

Para personel yang berangkat merupakan pemenang Green Policing Award, sebuah penghargaan atas dedikasi luar biasa dalam menjaga lingkungan dan keamanan di wilayah tugas masing-masing.

Suasana haru dan bangga menyelimuti Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru saat rombongan tiba sekira pukul 05.00 WIB, Selasa (6/1/2026). 

Pelepasan ini dihadiri langsung oleh Dir Binmas Polda Riau dan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto.

Penghargaan umroh ini merupakan realisasi janji Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan untuk memberikan reward kepada personel yang proaktif dalam program Green Policing. 

Program ini menitikberatkan pada peran kepolisian dalam pelestarian lingkungan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

"Hari ini kita mengantar rekan-rekan Bhabinkamtibmas yang telah menunjukkan kinerja melebihi panggilan tugasnya, khususnya dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Bumi Lancang Kuning," ujar Kombes Anom.

Motivasi bagi Personel Lain
Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran kepolisian di Riau untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.

"Semoga ibadah yang dijalankan berjalan lancar dan sekembalinya dari Tanah Suci dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Proses keberangkatan terpantau berjalan dengan aman dan lancar. Para personel dijadwalkan akan berada di Tanah Suci selama beberapa hari ke depan sebelum kembali bertugas di satuan masing-masing.

Adapun 10 personel yang berangkat berasal dari berbagai polres jajaran di bawah naungan Polda Riau, yakni:

1. Bripka Khairi (Polres Kep. Meranti)
2. Bripka Dwi Puryanto (Polres Pelalawan)
3. Bripka Rosady Elian (Polres Siak)
4. Bripka Ade Rahmat Rezki (Polres Inhu)
5. Brigadir Yoga Sulistio (Polres Inhil)
6. Bripka Richi Sagita (Polres Bengkalis)
7. Bripka Mariono (Polres Kuansing)
8. Aipda Jaka Anriadi (Polres Dumai)
9. Aipda Wawan Asroy Harahap (Polres Kampar)
10. Endah Ernawati (Istri Aiptu Setyo Bagus Kuncoro, Polda Riau)

Sunday, January 4, 2026

Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI


KOREKSI24JAM, TEMBILAHAN – Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir bersama Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara intensif terkait peristiwa kebakaran yang diduga kuat dipicu ledakan pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI), Minggu (4/1/2026).

Olah TKP ini menjadi langkah krusial dalam mengungkap penyebab pasti insiden yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat tersebut. Tim Bidlabfor Polda Riau melakukan pemeriksaan menyeluruh di area terdampak, mulai dari titik sumber kebakaran hingga kondisi fisik pipa gas, guna mengamankan barang bukti dan data teknis yang dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan mendalam.

Kegiatan tersebut dipimpin dan diawasi langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres KOMPOL Maitertika, S.H., M.H., serta Kasat Reskrim AKP Budi Winarko, S.T., M.H., sebagai bentuk keseriusan Polres Inhil dalam menangani kasus yang berpotensi berdampak luas terhadap keselamatan publik.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menuntaskan penanganan peristiwa ini secara profesional, objektif, dan transparan. “Hasil olah TKP dan pemeriksaan forensik akan menjadi dasar utama dalam menentukan penyebab kebakaran serta langkah hukum yang akan diambil selanjutnya,” tegas Kapolres.

Polres Inhil juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Seluruh proses penyelidikan saat ini masih berjalan dan dilakukan dengan koordinasi lintas instansi guna memastikan keamanan, keselamatan, serta kepastian hukum bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa


International

Galeri Foto

Sport

Kodim 0314

Advertorial

Berita

Riau

© Copyright 2019 Koreksi 24jam.com | All Right Reserved