-->

Wednesday, November 19, 2025

Polsek Pelangiran Gelar Green Policing dan Ikuti Sosialisasi DMPG Serta Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Bersama Masyarakat














KOREKSI24JAM.COM, PELANGIRAN — Kapolsek Pelangiran IPDA Iwan Saputra, S.H., M.H menggelar kegiatan Green Policing dan mengikuti Sosialisasi Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) serta Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) bersama masyarakat dan para stakeholder, Kamis (20/11/25). 

Kegiatan berlangsung di SD S 021 Teluk Bakau Estate KM 7 Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam dari tiga kecamatan—Pelangiran, Mandah, dan Kateman—berikut perwakilan Danramil dari masing-masing wilayah, BPBD Kabupaten Inhil, serta pimpinan dan staf PT BNS sebagai tuan rumah pelaksanaan. Masyarakat dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar juga turut berpartisipasi aktif.

Dalam sambutannya, Kapolsek Pelangiran menegaskan bahwa kegiatan Green Policing merupakan implementasi nyata Polri dalam menjaga kelestarian alam serta membangun sinergi keamanan berbasis lingkungan. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pencegahan Karhutlah bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh komponen masyarakat,” ujar IPDA Iwan Saputra.

Ia juga menekankan bahwa wilayah gambut di Inhil memerlukan perlindungan maksimal karena sifatnya yang mudah terbakar pada musim kemarau. “Melalui program DMPG ini, kami berharap setiap desa memiliki kemandirian dalam pengelolaan lahan gambut dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran,” tambahnya.

Kegiatan berjalan tertib dengan rangkaian acara mulai dari tarian selamat datang, pembukaan resmi, menyanyikan Indonesia Raya, hingga berbagai sambutan dari unsur pemerintah, perusahaan, dan pihak terkait. Setelah sesi sambutan, peserta melaksanakan simulasi pencegahan serta penanganan awal kebakaran lahan sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.

Menurut Kapolsek Pelangiran, keterlibatan perusahaan dan masyarakat dalam satu kegiatan terpadu merupakan langkah besar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Inilah bukti bahwa kita semua memiliki komitmen yang sama — menjaga lingkungan, melindungi lahan gambut, dan mencegah Karhutlah agar tidak terjadi lagi di wilayah kita,” ujarnya.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga memberikan motivasi dan edukasi kepada warga mengenai pola pikir Green Policing, di mana masyarakat diajak menjaga lingkungan dengan tindakan sehari-hari yang sederhana namun konsisten. Masyarakat juga diberi pemahaman mengenai cara-cara deteksi dini dan pelaporan cepat bila melihat tanda-tanda kebakaran lahan.

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolsek Pelangiran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memperkuat kepedulian kita terhadap kelestarian alam serta keamanan wilayah,” tutupnya.

Tuesday, November 18, 2025

Laksanakan Program Kapolda Riau, Polsek Pelangiran Mengadakan Penyuluhan Cinta Lingkungan Hidup di MTS Nurul Wathan
















KOREKSI24JAM.COM, PELANGIRAN – Polsek Pelangiran melaksanakan program Kapolda Riau tentang "Workshop Green Policing" dengan mengadakan penyuluhan cinta lingkungan hidup di MTS Nurul Wathan, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Rabu (19/11/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Indragiri Hilir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Kunjungan ini dipimpin oleh perwakilan Kapolsek Pelangiran, PS. Kanit Binmas Bripka Syaftia Rani, bersama dengan Kepala Sekolah MTS Nurul Wathan, M. Ali Jafar, serta personil Polsek Pelangiran. Mereka memberikan edukasi langsung kepada para siswa dan masyarakat yang hadir mengenai cara-cara sederhana untuk menjaga lingkungan.

Dalam penyuluhannya, Bripka Syaftia Rani menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan dan hutan. Materi yang disajikan mencakup pentingnya memelihara lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.

"Kami berharap, melalui kegiatan ini, para siswa dan masyarakat dapat mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bripka Syaftia Rani. "Selain itu, kami juga berharap mereka dapat mengedukasi keluarga dan teman-teman di lingkungan tempat tinggal masing-masing."

Sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Polsek Pelangiran juga memberikan bibit pohon aren dan matoa untuk ditanam di lingkungan sekolah. Penanaman bibit pohon ini dilakukan secara simbolis oleh personil Polsek Pelangiran bersama dengan siswa-siswi MTS Nurul Wathan.

Kapolsek Pelangiran, IPDA Iwan Saputra, S.H., M.H., melalui keterangan tertulisnya, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan dan hutan demi kesehatan bersama. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik.

"Dengan hadir di tengah-tengah masyarakat, kami berharap dapat membangun hubungan yang baik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan," kata IPDA Iwan Saputra. "Selain itu, kami juga berupaya untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir."

Kegiatan penyuluhan dan penanaman pohon ini berjalan dengan aman dan terkendali, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendukung program-program kepolisian yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Thursday, October 30, 2025

Serakkan Sampah di Kota Ibadah, Dana Perbaikan DLHK Inhil Dipertanyakan: Publik Minta Transparansi













KOREKSI24JAM.COM, INHIL — Pengelolaan dana perbaikan dan operasional di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Indragiri Hilir menjadi sorotan publik.

Muncul pertanyaan mengenai transparansi anggaran setelah tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik di Tembilahan akibat keterlambatan pengangkutan.

Sebelumnya, unggahan warga di media sosial terkait sampah menumpuk memicu keresahan. Kondisi itu terjadi karena beberapa armada pengangkut sampah mengalami kerusakan.

Kepala DLHK Inhil, Azwir Zarmi, membenarkan kendala teknis tersebut.

“Kami berusaha maksimal mengatasi persoalan ini. Keterlambatan pengangkutan memang terjadi karena keterbatasan armada,” kata Azwir melalui pesan singkat, Kamis (30/10/2025). Ia menyebut pengangkutan sampah tetap dilakukan hingga malam hari.

Ia menambahkan salah satu truk pengangkut yang rusak sedang dalam proses perbaikan. “Kemungkinan besar sore ini sudah bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Situasi ini memicu kritik dari masyarakat dan aktivis lingkungan mengenai efektivitas penggunaan dana perbaikan dan operasional DLHK. Mereka menilai kurangnya keterbukaan informasi dapat memperburuk persoalan lingkungan di Inhil.

“Jika memang anggarannya ada, publik perlu tahu apa saja yang sudah direalisasikan. Jangan sampai alasan armada rusak jadi masalah klasik setiap waktu,” tegas pemerhati lingkungan, Zulkifli AM.

Azwir menyebut DLHK terus meningkatkan akuntabilitas. Meski begitu, sebagian warga menilai komitmen tersebut perlu ditunjukkan melalui data dan laporan yang dapat diakses publik, bukan sekadar pernyataan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah memberikan penjelasan komprehensif dan memastikan dana publik dikelola tepat sasaran untuk mendukung kebersihan kota.

Sejumlah aktivis mengaku siap membawa isu ini ke dialog terbuka DLHK dan DPRD sebagai upaya mendorong transparansi, memperkuat kepercayaan publik, dan memastikan komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan Inhil.

Saturday, October 25, 2025

Ketua PGRI Inhil Buka Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu


 

















KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Ketua PGRI Kabupaten Inhil, H. Fauzan Amrullah, secara resmi membuka Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (25/10/2025), pagi. Seusai membuka Konfercab, Ketua PGRI Inhil langsung melantik Ketua Terpilih pada sore harinya.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, menyampaikan bahwa PGRI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

"PGRI harus menjadi wadah bagi guru-guru untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka," ujarnya.

Ketua PGRI Inhil juga berharap bahwa pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu yang baru terpilih dapat menjalankan roda organisasi dengan baik dan menjadikan PGRI lebih bermanfaat bagi anggotanya. 

"Saya percaya bahwa Drs. Ismail dan seluruh anggota pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dapat menjalankan tugas mereka dengan baik," tambahnya.

Drs. Ismail, Ketua PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu yang baru terpilih kembali, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

 "Saya akan berusaha untuk menjalankan tugas saya dengan baik dan meningkatkan kualitas PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu," ujarnya.

Drs. Ismail juga berharap bahwa PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dapat menjadi wadah bagi guru-guru untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka. 

"Kami akan berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Tembilahan Hulu," tambahnya.

Konfercab PGRI Kecamatan Tembilahan Hulu dihadiri oleh berbagai pejabat dan anggota PGRI dari berbagai kecamatan. Acara ini berlangsung dengan lancar dan sukses.

Friday, October 17, 2025

Joni Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PGRI Concong Untuk Periode Lima Tahun Mendatang















KOREKSI24JAM.COM, CONCONG – Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Concong sukses digelar di SDN 011 Concong Luar. Dalam konferensi tersebut, Joni Amir, MPd, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Concong untuk periode lima tahun mendatang. Pemilihan ini berjalan lancar dan penuh kepercayaan, setelah dua kandidat lainnya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses seleksi, memberikan jalan bagi Joni Amir untuk memimpin organisasi ini.

Acara yang penuh makna ini dibuka langsung oleh Camat Concong dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari pemerintah daerah serta pengurus PGRI tingkat kabupaten. Beberapa pejabat yang hadir antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Kadisdik Inhil) Abdul Rasyid, SE, MAK, serta Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, SE, MSi, yang juga turut menyaksikan jalannya konferensi. Tak kalah pentingnya, hadir pula jajaran pengurus BKO PGRI Inhil serta perwakilan anggota PGRI se-Kecamatan Concong yang turut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.

Acara konferensi tidak hanya sebatas pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembentukan pengurus baru yang akan mendampingi ketua terpilih. Dalam struktur pengurus yang baru, terdapat beberapa nama yang dipilih melalui proses musyawarah, antara lain Wakil Ketua 1, Dedi Yunasri, SPd, MPd, Wakil Ketua 2, Eko Pradinata, SPd, Sekretaris, Safawi, SPd Gr, dan Bendahara, Lindawati, SPd. Semua pengurus ini, bersama dengan perangkat pengurus lainnya, akan segera dilantik dan diberi tugas untuk melaksanakan program kerja yang sudah disusun. Tim formatur yang terdiri dari beberapa anggota PGRI pun berperan penting dalam menentukan susunan pengurus yang tepat untuk mencapai tujuan bersama.

Pelantikan pengurus baru ini dilakukan oleh Ketua PGRI Inhil, H. Fauzan Amrullah, SE, MSi. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengingatkan bahwa PGRI bukan hanya sebuah organisasi profesi, tetapi juga menjadi rumah besar bagi seluruh guru yang tergabung di dalamnya. “PGRI harus menjadi wadah yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi anggotanya. Pengurus yang baru harus menjaga semangat kebersamaan dan terus memperjuangkan hak-hak guru,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau juga memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai PGRI Inhil, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Kita harus terus berbenah dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada anggota. Meski kita masih menumpang di tempat yang sementara, kita sudah memiliki kantor sekretariat dan rumah singgah yang akan segera diresmikan. Ini adalah langkah besar bagi kemajuan PGRI di kabupaten ini,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PGRI Concong terpilih, Joni Amir, SPd, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PGRI Concong ke depan. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan berusaha menjadikan PGRI Concong sebagai organisasi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi para anggotanya. “Saya berjanji untuk membawa PGRI Concong menuju kemajuan. Meskipun masa jabatan saya hanya empat tahun lagi sebelum pensiun, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan hak-hak anggota dan meningkatkan kualitas pendidikan di Concong,” ujarnya dengan penuh harapan.

Dalam penutupan sambutannya, Joni Amir mengajak seluruh anggota PGRI Concong untuk bersatu padu dalam memajukan pendidikan di daerah ini. “Kita semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Concong. Mari bersama-sama kita jadikan PGRI ini sebagai rumah besar yang memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya,” imbuhnya.

Acara tersebut diakhiri dengan harapan bahwa pengurus yang baru dapat membawa perubahan positif dan mengembangkan PGRI Concong menjadi lebih baik. Semoga langkah-langkah yang diambil ke depan akan semakin memperkuat peran PGRI dalam mendukung kemajuan pendidikan, serta menjadi tempat yang nyaman dan penuh semangat bagi para guru yang tergabung di dalamnya.

Thursday, October 16, 2025

Optimisme Pengurus Modal Utama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Bisa Berjalan











KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Koperasi Desa Kelurahan(Kopdeskel) Merah Putih atau KDMP akan berjalan optimal jika pengurus memiliki kreativitas dan kemampuan untuk menciptakan manfaat nyata bagi para anggotanya atau masyarakat diwilayahnya masing-masing. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Indragiri Hilir, Dr. Trio Beni Putra, SE.MM. Menurutnya, kewirausahaan menjadi kendala besar yang dihadapi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

“Masalah utamanya di situ, karena koperasi itu akan bergerak apabila pengurus mampu membuat inovasi atau kreativitas penyediaan usaha yang memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat setempat pada umumnya, hal ini akan meningkatkan kepercayaaan,” ujarnya saat dihubungi awaknmedia, Kamis(16/10/25).

Ia melanjutkan, ketika kepercayaan sudah terbangun, maka akan mendapat dukungan dari anggota anggota bahkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menjadi nggota baru, sebab kepercayaan anggota menjadi modal utama dalam pengembangan koperasi.

"Potensi di desa atau kelurahan sangat luar biass, tinggal bagaimana pengurus membaca peluang dan melakukan terobosan agar usaha - usaha tersebut dapat terlaksana Sehingga memberikan manfaat berputarnya roda ekonomi desa atau kelurahan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjsama dengan berbagai pihak dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan ini, koperasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai wadah pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.

Dr. Trio Beni juga menambahkan, koperasi ke depannya harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan memperkuat sistem manajemen usaha. 

"Saat ini kita akan bekerjasama dengan penyadia sistem manajemen koperasi yang berbasis digital, agar pelaksanaan kedepan lebih efisien dan transparan,ini upaya penting dalam membangun koperasi yang modern dan berdaya saing." lanjutnya

Dengan semangat dan azas gotong royong dan kemandirian, KDKMP dapat menjadi contoh koperasi yang tangguh dan berkelanjutan. Transformasi menuju program non-BUMN ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi masyarakat di desa dan kelurahan untuk sejahtera bersama dalam ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan produktif.

Tuesday, October 14, 2025

Satpolairud Polres Inhil Gelar Program Jalur Pustaka Terapung Untuk Anak Pesisir Tembilahan















KOREKSI24JAM.COM, INHIL – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir kembali melaksanakan Program Kegiatan Jalur (Jelajah Riau untuk Rakyat) melalui kegiatan Pustaka Terapung yang ditujukan bagi anak-anak pesisir di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/10/2025) pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini menggunakan Kapal KP IV-2602 milik Satpolairud Polres Inhil. Sasaran kegiatan adalah anak-anak di wilayah pesisir Tembilahan dengan tujuan menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta memberikan edukasi positif di lingkungan perairan.

Melalui program Pustaka Terapung, Satpolairud tidak hanya menghadirkan berbagai bahan bacaan menarik dan edukatif, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, semangat belajar, dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, serta mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat pesisir yang menyambut kehadiran Kapal Pustaka Terapung dengan penuh kegembiraan.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora,S.H,S.I.K, Melalui Kasat Polairud AKP Agus Susanto, S.H, M.H, Polres Indragiri Hilir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap peningkatan literasi anak-anak di wilayah pesisir serta bagian dari upaya membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta lingkungan.

Sunday, October 12, 2025

Penggiat Literasi Inhil Gelar Kegiatan dengan Tema Cek Fakta Melek Media
















KOREKSI24JAM.COM, TEMBILAHAN - Suasana Waroeng Fake Tembilahan terasa hangat dan penuh semangat. Di ruang sederhana itu, puluhan pegiat literasi dari berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kabupaten Indragiri Hilir berkumpul dengan wajah antusias. 

Mereka datang membawa semangat yang sama, berbagi cerita, strategi, dan inspirasi dalam kegiatan bertajuk “Forum Tukar Pengalaman Pegiat Literasi Indragiri Hilir” yang diselenggarakan oleh TBM Asmaraloka.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para penggerak literasi di daerah untuk saling mengenal, memperkuat jejaring, dan memperluas kolaborasi. Bukan sekadar pertemuan formal, forum ini hadir sebagai ruang hangat tempat ide dan pengalaman bertemu, bertumbuh, dan melahirkan gagasan baru.

Acara dibuka oleh Ketua TBM Asmaraloka, Muhammad Afrizal Indra Pratama, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dalam menggerakkan roda literasi, Minggu pagi, 12 Oktober 2025.

“Forum ini kami selenggarakan sebagai wadah untuk saling berbagi pengalaman, strategi, dan inspirasi dalam menggerakkan kegiatan literasi di daerah kita masing-masing. Kami percaya, gerakan literasi tidak lahir dari satu tempat saja, tetapi tumbuh dari kebersamaan dan semangat gotong royong antar pegiat,” ujarnya penuh semangat.

Dua tokoh literasi hadir sebagai narasumber berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga.

Pemateri pertama, Sri Mardiyah, Founder TBM Al Ashr, membawakan materi tentang strategi dan teknik pembuatan program kegiatan literasi yang efektif dan berkelanjutan. 

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah TBM tidak hanya ditentukan oleh banyaknya kegiatan, tetapi juga oleh kemampuan perencanaannya, pengelolaan sumber daya, dan inovasi yang terus dikembangkan agar literasi tetap relevan dan diminati masyarakat.

Sementara itu, Mhd. Ridwan, S.Pd, Ketua Forum TBM Kabupaten Indragiri Hilir, menghadirkan kisah yang menyentuh tentang perjalanan panjang para pegiat literasi di lapangan. 

Dalam penyampaiannya, ia berbagi suka dan duka dalam menggerakkan kegiatan, serta menegaskan bahwa perjuangan literasi adalah proses panjang yang membutuhkan komitmen, kreativitas, dan ketulusan hati.

“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang menyalakan semangat berpikir, menumbuhkan empati, dan menciptakan perubahan,” ungkapnya.

Kegiatan yang dipandu oleh Ketua Pelaksana, Dandi Kusnadi, berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Para peserta dari berbagai TBM tampak aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi praktik baik dari wilayah masing-masing. 

Setiap cerita yang muncul menjadi refleksi bersama bahwa semangat literasi sejatinya tumbuh dari kolaborasi, bukan kompetisi.

Di penghujung acara, seluruh peserta bersepakat untuk memperkuat sinergi antar-TBM di Indragiri Hilir, baik melalui program bersama maupun kegiatan saling kunjung literasi. 

Kesepakatan itu menjadi simbol tekad untuk terus menumbuhkan gerakan literasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata di masyarakat.

Forum ini menegaskan bahwa semangat literasi di Indragiri Hilir tidak hanya hidup di ruang baca, tetapi juga di hati setiap pegiat yang percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari satu buku, satu percakapan, dan satu tindakan kecil yang tulus.

Melalui kegiatan ini, TBM Asmaraloka kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan ruang-ruang dialog yang inspiratif.

Bagi mereka, literasi bukan sekadar aktivitas membaca dan menulis, melainkan proses membangun manusia yang berpikir kritis, kreatif, dan berdaya pondasi bagi masyarakat yang maju dan beretika di tengah dunia yang terus berubah.

Thursday, October 9, 2025

Menjaga Keamanan dan ketertiban di Wilayah Perairan, Satpolairud Polres Inhil Laksanakan Program JALUR














KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Dalam rangka mendukung upaya Polda Riau menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, Satpolairud Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Program “JALUR” (Jelajah Riau untuk Rakyat) dengan fokus pada pencegahan dan pengungkapan tindak pidana di wilayah perairan Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 10 Oktober 2025 mulai pukul 09.00 WIB ini dipusatkan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Adapun sasaran utama kegiatan meliputi pelaku penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut, tindak pidana perairan, serta antisipasi terhadap potensi kecelakaan laut (laka laut).

Selama kegiatan berlangsung, personel Satpolairud melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang melintas di jalur perairan Indragiri Hilir. Pemeriksaan mencakup dokumen kapal, muatan yang dibawa, serta prosedur keselamatan pelayaran. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para agen, kapten/nahkoda, dan penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan dan melengkapi dokumen pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasatpolairud Polres Indragiri Hilir menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya barang ilegal atau pelanggaran hukum lainnya. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak pelayaran setempat.

Melalui kegiatan ini, Satpolairud berhasil mencapai beberapa hasil penting, antara lain:

1. Menurunnya angka kejahatan laut di sejumlah titik perairan strategis.

2. Meningkatnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir.

3. Terbangunnya citra Polri yang profesional dan responsif dalam menjaga keamanan di wilayah perairan.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Polres Indragiri Hilir dalam mendukung program prioritas Polda Riau serta mewujudkan keamanan maritim yang kondusif di wilayah pesisir Riau.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora,S.H, S.I.K, Melalui Kasat Polairud AKP Agus Susanto S.H, M.H, Polres Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat serta masyarakat pesisir yang mendukung terlaksananya kegiatan JALUR ini dengan baik.

Wednesday, October 8, 2025

68 Jalur Sudah Daftar, Pacu Jalur HUT Kuansing Bakal Meriah















KOREKSI24JAM.COM, TELUK KUANTAN - H-3 pelaksanaan Pacu Jalur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kuansing ke 26 tahun 2025 sebanyak 68 jalur sudah mendaftar sampai dengan Rabu, (8/10/2025). 

Pacu jalur HUT Kuansing akan berlangsung selama tiga hari mulai 10-12 Oktober 2025. Berbagai persiapan juga telah dimatangkan panitia. 

Mulai dari persiapan pancang diarena pacu jalur juga sudah ready. Termasuk tempat pencabutan undian yang akan digelar di gedung Narosa Teluk Kuantan juga sudah tersusun rapi.

Ini juga tidak terlepas dari dukungan yang diberikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang langsung turun memantau persiapan sehingga pacu jalur perayaan HUT Kuansing menjadi meriah. 

Ketua Umum Panitia Pacu Jalur HUT Kuansing, Andi Cahyadi mengatakan untuk persiapan saat ini sudah mencapai 85 persen. 

"Persiapan sudah 85 persen, siang ini kita sudah melakukan pemasangan pancang di arena pacu jalur Tepian Narosa," ujar pria yang akrab disapa Aheng, Rabu, (8/10/2025). 

Dikatakan Aheng, untuk pencabutan undian pacu jalur akan digelar pada Kamis (9/10/2025) besok pukul 14.00 WIB bertempat di gedung Narosa Teluk Kuantan. 

Kemudian untuk acara pembukaan juga sudah ready. Pentas untuk acara pembukaan sudah berdiri di areal taman jalur Tepian Narosa Teluk Kuantan. 

Sejumlah kecamatan yang sudah mendaftarkan jalurnya diantaranya Cerenti 3 jalur, Inuman 5 jalur, Kuantan Hilir 6 jalur, Kuantan Hilir Seberang 3 jalur, Pangean 2 jalur, Logas Tanah Darat 

Kemudian Kecamatan Benai 6 jalur, Sentajo Raya 4 jalur, Kuantan Tengah 14 jalur, Gunung Toar 3 jalur, Kuantan Mudik 4 jalur, Hulu Kuantan 1 jalur, Singingi 2 jalur, Singingi Hilir 3 jalur, Kabupaten Inhu 6 jalur, dan Pucuk Rantau 1 jalur.

Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti Narkoba














KOREKSI24JAM.COM, TEMBILAHAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir (Inhil) kembali membuktikan komitmennya dalam menuntaskan proses hukum hingga ke ujung tanduk. 

Pada Selasa (7/10), pemusnahan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana dilaksanakan secara terbuka di halaman kantor Kejari Inhil. 

Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol transparansi dan tekad untuk menegakkan hukum secara nyata.

Guna mencegah penyalahgunaan ulang, berbagai barang bukti dimusnahkan dengan cara dirusak, dibakar, dan dikubur. 

Fokus utama pemusnahan adalah barang bukti narkotika yang menjadi musuh bersama, dengan rincian 418,1 gram sabu-sabu, 25,07 gram ganja, dan 175 butir pil ekstasi. 

Tak hanya itu, alat pendukung kejahatan seperti 11 unit elektronik, 8 timbangan, 4 gunting, 1 bong, 6 parang, serta 120 item obat-obatan ilegal juga turut dimusnahkan.

Kepala Kejari Inhil, Nova Fuspitasari SH MH menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk “zero tunggakan” atau menghilangkan penumpukan barang bukti.

“Kami mengundang berbagai instansi sebagai wujud transparansi kepada publik, sekaligus memastikan proses hukum telah berjalan sesuai prosedur,” jelas Nova. 

Ini merupakan pemusnahan ketiga kalinya pada tahun ini, yang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Untuk menjamin akuntabilitas, proses ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan seksi dan disaksikan oleh para pejabat kunci dari berbagai lembaga, seperti Pengadilan Negeri, Kepolisian Resor Inhil, dan Dinas Kesehatan. 

Kehadiran mereka menjadi bukti kolaborasi antar-institusi penegak hukum dalam memutus mata rantai kejahatan dan melindungi masyarakat.

Monday, October 6, 2025

Kapolres Inhil dan Forkopimda Lakukan Pemasangan Plang Larangan di Lahan Bekas Kebakaran di Kecamatan Kempas














KOREKSI24JAM.COM, KEMPAS — Dalam upaya pencegahan terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. bersama unsur Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pemasangan plang larangan melakukan kegiatan dan aktivitas apapun di lahan bekas terbakar, Senin (06/10/25) sekitar pukul 10.00 WIB di Dusun Teluk Bagus, Desa Bayas, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan dan penyidikan kasus kebakaran lahan berdasarkan LP/A/8/VII/2025/SPKT.SATRESKRIM/POLRES INDRAGIRI HILIR/POLDA RIAU tanggal 27 Juli 2025 dan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sp. Sidik/54/VII/2025/Reskrim tanggal 27 Juli 2025.

Lahan bekas terbakar seluas ±30 hektare tersebut diketahui merupakan tanah gambut yang sebagian merupakan hamparan kosong dan sebagian lainnya merupakan kebun sawit, kebun nenas, serta tanaman karet milik masyarakat. Berdasarkan hasil penyelidikan, penyebab kebakaran di lokasi tersebut adalah dibakar oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Inhil H. Fajar Husin, S.H., M.H, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna, S.T., M.Si, Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Jakobus Hamonangan Halolo Pasi Intel Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Agusturahim, Kasi Pidum Kejari Inhil Arico Novisaputra, S.H, Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko, S.T., M.H.m, Kapolsek Kempas IPTU Danu Hidayat, S.E., M.M, Danramil 03/Tempuling-Kempas Lettu Arm Muchazzar, Camat Kempas Sumitro, S.E., seluruh Kepala Desa, serta unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Kempas.

Pemasangan plang larangan ini dilakukan secara permanen (dicor) sebagai simbol tegas bahwa tidak diperkenankan melakukan aktivitas apapun di area bekas terbakar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan terjadinya karhutla berulang serta memberikan kesempatan bagi lahan untuk pulih kembali.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, menyampaikan bahwa pemasangan plang tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Inhil dan Forkopimda dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terulangnya kebakaran di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Lahan bekas terbakar sangat rentan terhadap kebakaran baru. Dengan adanya plang larangan ini, kami berharap masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas apapun di lokasi tersebut,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Inhil juga menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan konsep Green Policing yang digagas oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heriawan, S.I.K. — sebuah pendekatan kepolisian yang mengedepankan pelestarian lingkungan.

Konsep Green Policing mengusung nilai bahwa keadilan bukan hanya diberikan kepada manusia, tetapi juga kepada lingkungan dan seluruh ekosistem di dalamnya. Kepolisian hadir untuk melindungi alam agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar AKBP Farouk.

Selain pemasangan plang, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam program pencegahan karhutla berkelanjutan, melalui edukasi, patroli rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat sekitar.

Dengan adanya langkah nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat, serta tercipta lingkungan yang aman, lestari, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dapur Arang di Pulau Cawan Kembali Beroperasi, Kades: Tidak Benar, Silahkan Turun ke Lokasi
















KOREKSI24JAM.COM, PULAU CAWAN — Isu mengenai beroperasinya kembali dapur arang di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, kembali mencuat.

Sejumlah laporan menyebutkan adanya aktivitas pembakaran kayu bakau (mangrove) yang berpotensi merusak ekosistem pesisir dan mengancam keberlanjutan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Pulau Cawan Yoyok dengan tegas membantah kabar tersebut. Dalam pernyataannya kepada media, ia menyebut bahwa informasi tersebut tidak benar dan mengajak pihak manapun yang meragukan untuk langsung turun ke lokasi.

“Tidak ada, dapur arang sudah tidak beroperasi sejak 2022. Silakan cek langsung ke lapangan," tegasnya, Senin (6/10/2025).

Selain itu, Kades mengakui berdirinya dapur arang salah satunya untuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok tani. Namun dalam pelaksanaannya dapur arang hingga saat ini belum memiliki izin, sehingga tidak dapat beroperasi.

"Dapur arang itu milik kelompok tani dan Pemerintah Desa sebagai pengawas. Memang benar izinnya belum ada sehingga tidak dapat beroperasi. Jadi isu yang mengatakan dapur arang beroperasi kembali dan ada pembangunan tungku baru itu sangat tidak benar," tegasnya kembali.

Sunday, October 5, 2025

Lapas Tembilahan Gelar Razia Rutin, Temukan Barang Terlarang dalam Kamar Hunian













KOREKSI24JAM.COM, TEMBILAHAN – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan kembali menggelar razia rutin di sejumlah kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu (4/10/25) malam.

Razia ini merupakan bagian dari upaya serius untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran barang-barang terlarang di dalam lingkungan lapas.

Razia yang berlangsung selama satu jam, mulai pukul 19.30 hingga 20.30 WIB, menyasar tiga blok hunian yakni Blok Meranti (kamar 08, 09, dan 10), Blok Ulin (kamar 02 dan 06), serta Blok Cendana. 

Dalam proses razia, seluruh WBP dikeluarkan dari kamar mereka terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan badan secara ketat oleh petugas.

Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa razia ini merupakan tindak lanjut dari regulasi yang bertujuan memperketat pengawasan serta meningkatkan disiplin warga binaan. 

"Kegiatan razia rutin ini adalah bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan berbagai peraturan turunannya yang mengatur tata tertib serta pengamanan di lapas," ujar Prayitno.

Dalam penggeledahan menyeluruh di kamar hunian, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang tidak diperkenankan berada di dalam lapas, 1 unit kipas angin ilegal,1 kabel listrik liar yang diduga digunakan untuk memodifikasi instalasi listrik secara tidak resmi,1 mesin tato, 3 sendok besi yang berpotensi digunakan sebagai alat tajam, serta 2 botol kaca yang dapat berfungsi sebagai senjata atau wadah minuman keras.

Semua barang temuan langsung diamankan dan selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam lapas sebagai bentuk penegakan hukum dan pencegahan potensi gangguan keamanan

Prayitno menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran terutama yang berhubungan dengan narkotika dan minuman keras. 

"Kami tegas memberikan sanksi disiplin kepada warga binaan yang melanggar aturan. Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan yang kondusif agar proses pembinaan berjalan maksimal," katanya.

Lebih lanjut, Kepala Lapas menyatakan bahwa keberhasilan razia juga bergantung pada peran aktif seluruh petugas dan kerja sama warga binaan.

Kami berharap seluruh warga binaan bisa mendukung upaya keamanan ini dengan tidak menyembunyikan barang-barang terlarang dan melaporkan jika menemukan pelanggaran," tambah Prayitno.

Kegiatan razia rutin seperti ini telah menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan Lapas Tembilahan, khususnya dalam menghadapi tantangan penyelundupan handphone, narkotika, serta perangkat listrik ilegal yang kerap menjadi sumber gangguan dan konflik.

Sebagai bagian dari tata kelola pemasyarakatan yang baik, Lapas Tembilahan juga berkomitmen melaporkan seluruh hasil razia kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut 

Dengan terus dilakukannya razia berkala, Lapas Tembilahan berharap dapat menjaga stabilitas keamanan sekaligus mewujudkan visi pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan berorientasi pada pembinaan warga binaan agar mereka siap reintegrasi ke masyarakat.

Saturday, October 4, 2025

Rangka Menciptakan Sitkamtibmas, Kapolsek Concong IPTU Anton Hilman, SH.M.H Apel Raga dan Patroli Dialogis













KOREKSI24JAM.COM, CONCONG - Kapolsek Concong IPTU HILMAN, SH.MH Pada hari Sabtu, 04 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 Wib memimpin secara langsung APEL RAGA dan Patroli Dialogis. Pelaksanakan Kegiatan tersebut di ikuti 6 (enam) Personil Polsek Concong.

Giat ini dilakukan untuk menciptakan Sitkamtibmas (Situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat) di Wilayah Hukum Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir. Pada Patroli kali ini Personil Polsek Concong tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan, serta tidak mendapati adanya kejadian/kejahatan di sekitar Wilayah Concong.

Adapun sasaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menyisir pada daerah pemukiman dan keramaian masyarakat. Jalan-jalan protokol dan jalan rawan kejahatan. Objek Vital dan Fasilitas Umum lainnya. Serta tempat keramaian dan kedai kopi yang masih buka.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Concong menghimbau dan mengajak Masyarakat untuk selalu membangun Kesepahaman dan deklarasi Anti Kejahatan, Kejahatan Jalanan, Narkoba, Separatisme Dan Ideologi Anti Pancasila.

Lebih lanjut Kapolsek Concong menambahkan, "Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari - hari dan terhindar dari gangguan kamtibmas, agar kiranya masyarakat memahami pentingnya peduli terhadap bahaya narkoba, mengatahui dan memahami aliran / ajaran yang menyimpang yang dapat menimbulkan konflik sosial. 

Dengan kegiatan yang sering dilaksanakan ini, mari kita bahu membahu dalam menumbuhkan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, serta bersama-sama memelihara Kamtibmas diwilayah Kec. Concong". Pungkasnya.

Thursday, October 2, 2025

Satpolairud Polres Inhil Laksanakan Program Kegiatan Jalur Untuk Pencegahan dan Pengungkapan Tindak Pidana di Wilayah Perairan














KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir melaksanakan Program Kegiatan JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) dengan fokus pada pencegahan dan pengungkapan tindak pidana di wilayah perairan. Kegiatan berlangsung pada Kamis (2/10/25) pagi sekitar pukul 09.30 WIB di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Sasaran utama kegiatan ini meliputi penindakan terhadap pelaku penyelundupan barang ilegal melalui jalur perairan, pengawasan tindak pidana perairan, serta upaya antisipasi terjadinya kecelakaan laut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas, mencakup pengecekan dokumen kapal dan muatan yang dibawa. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan masuknya barang ilegal melalui jalur laut. Selain itu, personel Satpolairud juga memberikan himbauan kepada agen kapal, nahkoda, serta penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, Melalui Kasat Polairud AKP Agus Susanto S.H, M.H, menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang ilegal. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Lebih lanjut, kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan sinergi antara aparat dan masyarakat pesisir serta memperkuat citra Polri yang profesional dan responsif dalam menjaga keamanan laut.

Dengan adanya kegiatan ini, angka kejahatan di titik-titik rawan perairan dapat ditekan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya

Program JALUR diharapkan dapat terus menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan jalur perairan, mengingat Indragiri Hilir merupakan salah satu daerah dengan aktivitas transportasi laut yang cukup tinggi

Wednesday, October 1, 2025

IKA SMAN 1 Tembilahan Serahkan Bantuan Sembako ke Korban Kebakaran













KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Ikatan Alumni (IKA) Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tembilahan salurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada korban kebakaran di Jalan Ahmad Yani, Parit 9, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Penyerahan bantuan dihadiri Ketua Harian IKA SMAN 1 Tembilahan, Sekretaris Robi Cahyadi, Tien Rahmawati mewakil Ketua Bidang Sosial dan Keagamaan, Rahmat Roes mewakili Bidang Humas dan Komunikasi, serta beberapa pengurus lainnya.

"Alhamdulillah hari ini kami menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada korban kebakaran," kata Ketua IKA SMAN 1, Elda Suhanura, yang diwakili oleh Sekretaris, Robi Cahyadi, Rabu (1/9/2025).

Adapun paket sembako yang diserahkan tersebut berupa telor ayam, minyak goreng, beras 10 kg, serta uang tunai Rp300.000 yang bersumber dari hamba Allah untuk meringankan beban korban kebakaran rumah sebanyak empat unit. 

"Ada tiga paket sembako dan uang tunai yang kami serahkan untuk tiga orang korban kebakaran," terangnya.

Penyerahan sembalo tersebut dilaksanakan secara simbolis Ketua IKA SMAN 1 Tembilahan, Elada Suhanura, yang diwakilkan dengan Sekretaris IKA SMAN 1 Robi Cahyadi dan Ketua Harian IKA SMAN 1 Tembilahan, Hj Marini kepada korban.

Elda Suhanura atau biasa dipanggil komo dalam keterangan via telpon menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk empati dan dukungan dari seluruh alumni SMA N 1 Tembilahan kepada para korban kebakaran. 

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah," ujarnya.

Dia menambahkan, IKA SMA N 1 Tembilahan akan terus berupaya untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. 

"Kami mengajak seluruh alumni untuk terus bergerak demi kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas alumni SMA N 1 dan bersinergi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," katanya.

IKA SMA N 1 Tembilahan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi para korban kebakaran untuk segera bangkit kembali. 

Untuk diketahui, peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan tiga kios pedagang yang berada di kawasan padat aktivitas, tepatnya di depan kantor Bulog di Jalan Ahmad Yani, Parit 9, Kelurahan Tembilahan Hulu pada Minggu (28/9/2025) pagi lalu.

Tuesday, September 30, 2025

Difitnah Melakukan Perzinahan, Kades Belantaraya Laporkan Akun Medsos













KOREKSI24JAM.COM, INHIL - Kepala Desa Belantaraya, Hasbullah Jali, melaporkan akun media sosial ke Polres Indragiri Hilir (Inhil) atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi tidak benar. 

Laporan ini dilayangkan pada Selasa, 30 September 2025, dengan nomor laporan STOP/164/IX/Reskrim.

Hasbullah Jali merasa dirugikan akibat postingan di akun media sosial Facebook yang mengandung framing negatif. Ia didampingi teman-teman dan penasehat hukumnya saat melapor ke Polres Inhil.

"Harapan kami, warga hati-hati dalam menyebarkan sebuah informasi. Setiap tindakan yang dilakukan selalu ada konsekuensi, jadi perlu informasi pasti sebelum diposting atau disampaikan ke publik agar tidak keliru," ujar Hasbullah Jali.

Postingan yang dilaporkan tersebut berisi narasi cinta terlarang dan perzinahan antara Hasbullah Jali dengan salah satu stafnya. 

Kades Belantaraya ini menilai postingan tersebut sebagai upaya pencemaran nama baik dan penyebaran informasi tidak benar.

Dengan dilakukannya laporan ini, Hasbullah Jali berharap proses hukum dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Saya telah menyerahkan semua persoalannya kepada penasihat hukumnya untuk ditindaklanjuti," Pungkasnya

Pemdes Pengalihan Fasilitasi Warga ODGJ Berobat ke RSJ Pekanbaru















KOREKSI24JAM.COM, PENGALIHAN - Respon cepat Pemerintah Desa Pengalihan Kecamatan Keritang, layak diapresiasi. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa (Kades) Usman SAg, jajaran perangkat desa dengan sigap Selasa (30/9/2025) pagi memfasilitasi pengiriman salah seorang warganya, Asmarni, yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru.

Langkah tersebut diambil Pemdes Pengakuan, setelah Asmarni kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, bahkan terungkap beberapa kali melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak kandungnya serta anak-anak tetangga di Dusun Lestari. 

Menyadari bahwa kondisi tersebut membahayakan ketertiban umum sekaligus memerlukan perhatian serius, Pemdes Pengalihan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar rapat dan sepakat untuk membawa Asmarni menjalani pengobatan di Pekanbaru.

"Kami menegaskan bahwa semua warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan. Hari ini kita fasilitasi Bu Asmarni berobat ke Pekanbaru. Semoga beliau segera mendapatkan kesembuhan," ujar Kades Usman saat mendampingi proses pengantaran.

Lebih lanjut, Kades Usman menekankan bahwa pemerintah desa tidak bisa serta-merta menyimpulkan apakah tindakan Asmarni yang sudah terjadi dilakukan dalam keadaan sadar atau tidak. "Semua itu perlu penjelasan medis. Yang jelas, demi ketertiban masyarakat dan sebagai bentuk kepedulian, kita ambil langkah ini," tegas Kades Usman.

Sikap cepat Pemdes juga mendapat apresiasi dari Ketua BPD Pengalihan, Jamaluddin. "Menjaga ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Kades yang telah mengambil langkah bijak memfasilitasi pengobatan warga kita," kata Jamaluddin.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Lestari, Tanni SH, yang mengaku kerap menerima pengaduan warga terkait ulah Asmarni. "Kami sering mendapat laporan keresahan warga akibat tingkah laku Bu Asmarni. Semoga dengan perawatan ini, beliau lekas pulih dan bisa kembali hidup normal di tengah masyarakat," ungkap Tanni.

Langkah Pemdes Pengalihan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa terhadap warganya, baik dari sisi kemanusiaan maupun demi menjaga ketertiban lingkungan.

Monday, September 29, 2025

MIN 1 Tembilahan diduga Masih Membebani Orang Tua Murid Dengan Pungutan Uang Bangunan, Meski Gedung Baru Dibangun Dengan Dana Negara












KOREKSI24JAM.COM, INHIL – Ironi kembali mencuat dari dunia pendidikan tanah air. Sebuah madrasah ibtidaiyah negeri yang seharusnya menjadi contoh pengelolaan pendidikan berbasis dana negara, justru masih membebani orang tua murid dengan pungutan uang bangunan pada saat penerimaan siswa baru. Fakta tersebut terjadi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.Senin (29/9/25)

Sekolah ini diketahui baru saja mendapatkan proyek pembangunan gedung baru yang menelan biaya fantastis. Dari data yang dihimpun, pembangunan gedung kelas jauh dua lantai dengan enam lokal di Jalan Subrantas, Tembilahan Hilir, menghabiskan anggaran sebesar Rp 3.034.498.267,43. Sumber dana berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang proses lelangnya ditangani langsung oleh Kanwil Kementerian Agama.

Selain itu, bangunan lama MIN 1 juga sudah masuk dalam tahap lelang pada 21 Juli 2025, dan dimenangkan oleh kontraktor asal Labuhan Batu dengan nilai sebesar Rp 2.871.300. Dengan adanya pembangunan gedung baru dan dukungan penuh dari dana negara, seharusnya beban operasional sekolah bisa tertutupi tanpa harus menarik pungutan dari orang tua siswa.

Namun, kenyataannya berbeda. Dalam wawancara langsung dengan Kepala Sekolah MIN 1 Tembilahan, Masnadi, S.Pd.I, M.Pd, di ruang kerjanya di Jalan Perintis, ia mengakui bahwa pihak sekolah memang masih menarik uang bangunan dari orang tua siswa pada setiap penerimaan murid baru. “Iya, memang ada pungutan uang bangunan. Alasannya karena fasilitas sekolah masih dianggap tidak memadai untuk menampung seluruh siswa,” ujar Masnadi.

Padahal, MIN 1 Tembilahan saat ini memiliki jumlah siswa yang tidak sedikit, yakni mencapai 1.036 siswa. Sebagai sekolah negeri, pembiayaan operasional juga mendapat dukungan penuh dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar: apakah pungutan uang bangunan yang dibebankan kepada orang tua siswa sah secara regulasi, atau justru melanggar aturan yang menegaskan bahwa sekolah negeri tidak boleh melakukan pungutan di luar ketentuan pemerintah?

Kebijakan ini tentu menuai sorotan dari para wali murid. Mereka merasa terbebani karena selain membeli seragam baru, setiap tahun ajaran baru juga diwajibkan untuk membayar uang bangunan. Padahal, pembangunan fisik sekolah jelas-jelas dibiayai penuh dengan uang negara melalui SBSN.

Kasus ini membuka kembali diskursus lama tentang transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran pendidikan, terutama di sekolah negeri yang notabene sudah dibiayai dari berbagai sumber dana pemerintah. Jika pungutan uang bangunan ini terus dibiarkan, maka akan menambah deretan praktik pungutan liar (pungli) yang kerap mencederai dunia pendidikan di daerah.

Pihak terkait, dalam hal ini Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Inhil, diharapkan segera turun tangan untuk melakukan evaluasi. Sebab, pendidikan seharusnya tidak menjadi beban tambahan bagi orang tua, terutama di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit.

© Copyright 2019 Koreksi 24jam.com | All Right Reserved